Hijab itu kini cuma pajangan
Guys...ini cerita sedih bin meris yang gue alamin dan liat langsung. kemarin...menjelang maghrib..gue mampir dulu di pasar dadakan yang buka setiap malam di pinggiran citraland. kalo loe pulang arah kalideres atau stop mau ke grogol..loe pasti apal betul ama nih pasar. Dan semenjak nge-kost di Jelambar..gue selalu maen ke arah pasar dadakan ini. Kalo nggak belanja..ya nyamperin teh yuni sama Aa (dua pasang suami istri muda asal sukabumi yang ngasih gue nama "MIE MIEN". Nah...selain mereka..gue juga punya langganan penjual baju impor yang kalau nggak salah namanya Murni ama Kak Ida...Gue jadi langganan mereka karena gue selalu beli koleksi baju mereka itu unyu-unyu banget. dan model-modelnya dijamin...impor abeeesss. Letaknya yang strategis yakni di depan Musolah Al-Ikhlas membuat toko yang luasnya tak kurang dari 1 x 1 meter ini selalu ramai didatangi karyawati yang pengen cuci mata atau belanja. Nah..yang bikin mata gue adem adalah saat gue ..pertama kali liat Mbak Idah yang biasanya pake kaos oblong ketat , celana jeans sobek, rambut podol kayak yuni sarah, dan penampilannya yang memperlihatkan (maaf0 CDnya saat dia jongkok...kini mengenakan jilbab. Ya..."DOAIN YA MOGA AKU NGGAK BONGKAR-PASANG LAGI"...pinta Kak Ida yang langsung kuaminin...(dalam hati..emang jilbab kayak parabola Kak..bisa bongkar pasang?)..tapi...nggak banyak yang mendukung Kak Ida. Image Cewek 'nakal' yang melekat pada perempuan kayak Kak Ida rupanya memstigma pikiran orang-orang yang melihat Kak Ida..."Yah..mudah-mudahan awet" ujar yang lain.."Kok pake jilbab Kak".."Mau kemana...tumben.."..Duuhhhhhh!!kalau gue jadi Kak Ida..udah gue sumbat tuh mulut usil pake sandal jepit. Bila perlu sandal jepitnya gue kasih paku payung biar sobek tuh mulut!! (wah...sadiiizzzz).. Kak Ida hanya menanggapi dengan hati yang lapang dan malam itu dia tampak awet muda dengan jilbab impor warna hitamnya. Malam itu juga gue tahu kalau Kak Ida punya anak yang manis. namanya Hana..dan gue selalu manggil dia "Han.." mengingatkan gue pada seseorang...hehehmodus.com.
Sekita seminggu..gue nggak maen ke kios bajunya karena kerjaan gue yang padet pake banget. dan saudara-saudara,,,betapa terkejutnya gue dengan penampilan Kak Ida. Dia sama seperti asal. Nggak pake penutup aurat lagi. saaat melihatku..dia tahu aku kaget tapi aku seperti tidak terjadi apa-apa..tidak memandang dia hina dina..ataupun nggak menyalahi dan menilai tipis imannya. Kak Ida sudah dewasa dan aku berharap...Hanni kecil bisa istikomah dan menjadi ladang pahala untuk ibunya...
Malam itu...gue melihat ada setumpuk rasa tidak nyaman di mata Kak Ida...entahlah...pun jika dia pengen malu..kayaknya dia salah alamat karena malunya itu harusnya bukan ke gue..tapi ke Allah..dan ke Anaknya..Hanna yang dari kecil udah pek jilbab. Kini..Jilbab-Jilbab itu kembali jadi pajangan. Allah...kuatkanlah hati hambaMu yang ingin hijrah..amiiin...
Sekita seminggu..gue nggak maen ke kios bajunya karena kerjaan gue yang padet pake banget. dan saudara-saudara,,,betapa terkejutnya gue dengan penampilan Kak Ida. Dia sama seperti asal. Nggak pake penutup aurat lagi. saaat melihatku..dia tahu aku kaget tapi aku seperti tidak terjadi apa-apa..tidak memandang dia hina dina..ataupun nggak menyalahi dan menilai tipis imannya. Kak Ida sudah dewasa dan aku berharap...Hanni kecil bisa istikomah dan menjadi ladang pahala untuk ibunya...
Malam itu...gue melihat ada setumpuk rasa tidak nyaman di mata Kak Ida...entahlah...pun jika dia pengen malu..kayaknya dia salah alamat karena malunya itu harusnya bukan ke gue..tapi ke Allah..dan ke Anaknya..Hanna yang dari kecil udah pek jilbab. Kini..Jilbab-Jilbab itu kembali jadi pajangan. Allah...kuatkanlah hati hambaMu yang ingin hijrah..amiiin...

Comments
Post a Comment