Skala Prioritas

Bismillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Alhamdulillah..segala puji bagi Allah yang telah mengizinkan saya untuk menjadi bagian dari zaman ini. Sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada Baginda Rasulullah SAW yang selalu kami rindukan syafaatnya di Yaumil Akhir.

Sahabat blogger dimana pun berada.
Alhamdulillah..memasuki 2019..saya sudah memikul tanggung jawab baru. Status yang dari dulu saya harapkan yakni menjadi istri..saya bahkan berharap saya bukan hanya menjadi sekedar istri namun cita-cita dalam pernikahan saya adalah saya ingin menjadi istri yang sholeha. Mengapa? Karena setiap wanita mampu menjadi istri..namun tidak semua orang mampu menjadi istri Sholeha.

Lalu, apa cita-cita saya di kehidupan rumah saya yang baru ini?

Saya dan suami memiliki satu visi : Keluarga Cinta Qur'an. Ya...dengan demikian kami bisa saling mencintai dengan sasaran utama yakni sakinah..mawadah...warohmah.

Pernikahan adalah kesempatan untuk menempa diri. Jika waktu single kita seolah menjadi pribadi yang tangguh..maka setelah berumah tangga..mampukah kita untuk tampil lebih berkualitas dari sisi iman dan kepribadian.

Bagi saya, menikah adalah sarana untuk mengenal dan mengetahui lebih dan kurang kita. Ajaibnya, dalam pernikahan kita mendapatkan seseorang yang bisa menutupi kurangnya kita. Masyaa Allah.. Alhamdulillah.

Maka, selalu berpikir positif tentang pernikahan itu sendiri. Jangan pernah ikuti was wasnya setan. Jangan kasih cela setan untuk membuatmu tampak benar dan si dia salah.

Menikah itu indah. Kita memiliki banyak kesempatan untuk mencintai dan menyayangi seseorang yang sudah agama halalkan untuk kita. Seseorang yang dengan lantang mengatakan saya terima nikahnya.

Ya, saya sangat bersyukur bahwa detik ini..saya bertemu dengan jodoh yang terbaik dari Allah. Jawaban dari doa-doa saya. Dia yang perlahan mengerti kekurangan dan kelebihan saya.

Maka saya bermohon kepada Allah agar Allah mampukan saya untuk menjadi seorang istri Sholeha, menantu Sholeha, ibu yang sholeha, penulis yang sholeha..dan profesi yang sholeha.

Baiklah.. let's talking about "Skala Prioritas"
.
.
Kini, saya harus pandai membuat skala prioritas. Apa yang menjadi prioritas kami setelah menikah?

Pertama, tentu saya kami berharap...Allah perkenankan kami memiliki keturunan yang Sholeh sholeha. Saya dan suami bisa mendidiknya menghafal Alquran dan mendidikan dengan baik, sehat, dan dengan rezeki yang halal.

Kedua, prioritas kami adalah studi kami. Saya dan suami sama-sama sedang menyelesaikan studi S2 di kampus yang sama. Ya, tentu saya ini adalah jalan Allah kenapa kami bisa bertemu.

Ketiga, meningkatkan ibadah kepada Allah. Semakin taat dalam beribadah.

Keempat, Mempersiapkan diri untuk menjadi dosen dan menulis buku.

Kelima, memiliki fasilitas utama dalam berumah tangga dengan rejeki yang halal. Semoga Allah perkenankan kami memiliki fasilitas2 tersebut. Aaamin.

Nah, semoga Allah mampukan kami untuk bisa menjadi pasangan yang Allah ridhoi..Aaamin.

Jakarta, 10 Februari 2019.

Your Sholeha Wife :)

Comments

Popular Posts