Syukur saja tidak cukup.

Banyak yang bilang, hidup itu harus disyukuri. Tapi, sebenarnya, syukur saja tidak cukup. Kita juga harus strugle. Karena rasa syukur yang dibalut dgn strugle akan membuat seseorang bangkit dan pandai mengolah rasa. Setidaknya, itu yang aku pelajari dari hidup hari ini.

Nikmat sekecil apapun patut kita syukuri. Namun, kita juga harus strugle untuk bisa meningkatkan derajat diri. Lalu, apakah dalam sebuah kemarahan yang tertuju pada kita harus kita syukuri? Harus kita nikmati?. Tidak, kita harus strugle untuk itu..
.
.
Bagi sebagian orang, sungguh nikmat menjadi orang baik. Tak masalah harus menerima kemarahan di depan mata. Tapi bagiku, kadang aku bingung, kenapa aku harus dimarahi? Bahkan oleh lingkaran terdekatku, aku selalu dimarahin.
.
Dulu, di kantor aku dimarahi. Direndahkan serendah-rendahnya oleh Dosen bengis nauzubillah yang selalu berpura-pura baik di depan orang yg tak melihat nya. Waktu kecil, aku juga sering dimarahi, oleh ibuku Krn mungkin aku tidak nurut perkataan nya kala itu. Kini, apa aku harus juga dimarahi lagi di depan mukaku sendiri dan diam menerima nya?
.
.
Aku tidak tahu, aku hanya menangis tanpa terdengar suara. Sekarang, aku sadar, satu hal yang aku paling benci di dunia ini, yaitu dimarahi.
.
.
Terima kasih telah membaca. Doakan aku tidak baper dan sedih lagi. Aamin.

Comments

Popular Posts