Silent Tea by Lajma Khanie
Dear Dunia,
Kadang, aku sedih melihat waktu cepat sekali berlalu. Namun, di sisi lain aku senang karena itu artinya aku bertumbuh, berubah peran, lalu bisa mengupas apa yang terjadi di waktu sebelumnya untuk dijadikan pelajaran.
Waktu juga menyisakan banyak kisah, sahabat, lingkungan yang baik, organisasi, politik, dunia kerja, dan lain sebagainya. Waktu juga mengajarkan kita untuk lebih bijak dalam berpijak. Yang bagus ambil, yang jelek jaga jarak. Hehe. Itulah mungkin prinsip aman dalam sosialisasi.
Waktu juga yang membuktikan bahwa hal terpenting dalam segala situasi adalah rasa syukur. Syukur kita hari ini sangat menentukan apa yang akan terjadi beberapa menit, beberapa detik, juga beberapa tahun kemudian. Dan di dalam syukur ada sabar. Di dalam sabar ada diam. Mengapa bisa begitu? Ini semua murni korelasi saya saja yah kawan2. Karena, saya teringat kisah baginda Rasul Shawlaullahu'alaihi wassalam.
Suatu hari, ada dua orang yang sedang bertikai. Si A mengumpat si B dengan emosinya. Lalu si B diaaam aja. Si A Masih saja marah dan berkata kasar. Si B diam saja. Rasullullah yang pada saat itu lewat, melihat kejadian dua orang tersebut. Rasul berhenti sejenak, memperhatikan si B yang dimarahi lalu Rasul tersenyum. Kemudian, si A marah lagi ke si B. Si B juga masih diam. Rasul semakin tersenyum ke si B. Namun, saat si B bereaksi dengan membalas kemarahan si A, maka Rasul melanjutkan perjalanannya dan tidak lagi tersenyum pada si B.
Di perjalanan, Sahabat bertanya kepada Rasul " Ya Rasulullah...mengapa engkau tersenyum dan memberhentikan langkahmu?" Rasul menjawab " pertama aku tersenyum karena malaikatpun turun dan tersenyum pada orang yang menahan amarahnya tadi." . Sahabat kembali bertanya " Namun, kenapa kemudian Engkau berpaling setelahnya Ya Rasul?". Rasul menjawab: "Ketika dia membalas kemarahan yang sama, maka malaikatpun berpaling dan menjauh padanya".
Begitulah...
Benarlah apa yang Rasul SAW sabdakan:
"La Targhdob, wa lakal Jannah"
Artinya:
" Jangan Marah, Bagimu surga".
.
Surga. Suatu tempat yang keindahannya tidak bisa digambarkan oleh Mata, saking indahnya tempat tersebut. Jikalau seorang 'pelacur' yang memberikan air minum kepada seekor anjing yang kehausan pun bisa menjemput surga. Apalagi mereka yang bisa melakukan lebih dari itu.
..
Kebaikan akan dibalas dengan kebaikan.
:)
InsyaaAllah.

Comments
Post a Comment