Apa jadinya jika aku tidak menulis?
Photo Source: Plukme!
"I really want to know, what happens if I don't write? The answer has now been found."
Sometimes, we have to pull over first to be able to find something. Sometimes that something will feel important, when it is lost. Yes, I eliminate the habit of writing from my activities, to find out how much I like this activity. Do I still call it 'passion'? Shall I be proud to be a freelance writer like now? The answer, now I have found with my return to this blog, to my virtual home.
Some time ago, I might be disappointed with what I went through. However, I finally realized that it was actually me who couldn't take advantage of the moment. I'm not maximal in doing my hobby I can't take advantage of the time available. Finally, I'm demanding this too much, I haven't even started yet.
Malam ini, aku kembali lagi ke blog ini. Ba'da Maghrib, Abi (suamiku), memberikanku link untuk menjadi penulis online. Aku kaget. Kenapa Abi masih memikirkan menulis? Padahal aku sudah bilang ke Abi bahwa aku sudah ngggak mau menulis lagi. Nggak!
Aku kemudian berpikir, bahwa suamiku masih memiliki keyakinan tentang hobi menulisku ini. Dia yang berada di luar diriku, ingin melihat aku menulis lagi. Jujur, aku sangat terharu dengan apa yang suamiku lakukan. Aku seperti menemukan jalanku lagi. Aku menemukan passion yang aku tinggalkan beberapa bulan ini. Aku ingin menulis lagi, kali ini untuk Abi. Untuk seseorang yang mendukungku di dunia ini.
Untuk selanjutnya, aku akan meneruskan hobiku ini. Aku ingin membuat kesepakatan pada diriku sendiri. Sejauh mana aku bisa memperjuangkan passionku ini? Sejauh mana aku akan menemukan tempat di dunia menulis. Semoga, aku semakin rajin dan giat meraih cita-citaku, menulis dan berbagi inspirasi.
Aku dengan nama penaku, akan kembali mengetuk pintu ini. Sekali lagi.
bismillah..
"


Comments
Post a Comment