Hari Kedua di Tahun 2022
Minggu,
2 Januari 2022
Ini adalah hari
kedua di tahun 2022. Rasanya, aku sudah menembus ruang dan waktuku sendiri.
Jika dulu aku menulis seorang diri di kamar kost ku, kini aku sedang menulis
santai di ruang tamu minimalis di rumahku. Ya, Alhamdulillah, tahun ini aku
sudah punya rumah. Meski ini adalah rumah KPR, namun aku sangat bahagia. Di
tahun ketiga pernikahan kami, Allah memberikan kami rejeki untuk punya rumah.
Sudah terlalu bosan rasanya kami mengontrak dengan segala kekurangan dan
keterbatasan, akhirnya, kami punya rumah. Meski pernikahan kami ini lumayan
masih muda di angka 3 tahun, namun, kami yakin, kami punya rejeki untuk punya
rumah. Alhamdulillah, atas izin Allah, di usia pernikahan yang memasuki angka 2
tahun setengah (belum sampai 3 tahun), kami memiliki rumah.
Yang terpenting,
kami memiliki Fathia. Anak pertama kami yang membuat suasana rumah ramai karena
kehadirannya. Fathia Lubna Asshabib. Karenanya kami semakin semangat dalam
menjalankan kewajiban kami sebagai orang tua untuk Fathia. Sama seperti orang
tua lain di luar sana, kami ingin mmeberikan yang terbaik untuk Fathia.
Kembali ke hari
ini, yaitu hari kedua di tahun 2022. Ada banyak hal yang ingin aku lakukan. Aku
ingin menebar banyak kebagikan. Minimal untuk keluargaku dan keluarga besarku. Orang-orang
yang ada di lingkaranku. Aku ingin menjadi bagian dari hal-hal baik. Aku ingin,
jika aku meninggal nanti, aku bisa menjadi bagian dari hal-hal baik.
Aku masih harus banyak
belajar tentang rumah tangga dari baginda nabi. Aku masih harus banyak bersabar
dengan se-sabar-sabarnya. Aku juga harus bisa mengatur waktuku. Aku ingin, di
tahun 2022 ini aku banyak merealisasikan apa-apa yang tertunda di tahun
sebelumnya. Aku ingin menjadi penulis terkenal. Seorang LAJMA KHANIE ATAU
HAYYAN TSABIT.
Semoga mimpi itu
terwujud di tahun 2022 ini. Saat usiaku 31 tahun dan aku juga ingin mewujudkan
mimpiku menjadi dosen yang produktif melakukan penelitian, pengabdian, dan
menulis. Ya Allah, berikanlah hamba kesempatan. Aaamin.
Perumahan Annilend,
Pukul 2.04 pm
Di saat hujan
masih turun dengan santuinya…heheh

Comments
Post a Comment