Ramadhan 1443 Hijriah/ 2022 M

 #RumahKita; Surga Kita

Alhamdulillah, ini adalah bulan puasa yang amat sangat berarti. Bagaimana tidak, tahun ini menjadi tahun pertama kami puasa di rumah. Ya, sebuah hunian yang Allah berikan kepada kami dengan segala kebaikan di dalamnya. Jujur, aku masih tak percaya kalau kami bisa mendapatkan rumah di Ramadhan tahun ini. Masih terbayang bagaimana setahun yang lalu kami masih ngontrak dan dengan ruang yang terbatas. Maaf, ini tidak bermaksud mendeskriditkan orang yang mengontrak. Ini hanyalah bentuk komparasi di dalam progres hidupku. Betapa Allah Maha mendengar pinta hambaNya. Aku masih ingat perjalanan setahun yang lalu. Kala itu kami lebaran ke Rumah Bunda Hari di Mahkota Simprup. Karena kami sangat dekat, jadi silaturahmi itu seperti silaturahmi anak ke ibu. Kebetulan, tahun lalu kami tidak bisa mudik. Aku bertiga bersama suami dan anakku main ke rumah bunda. Dalam hati aku berikrar, mudahan tahun depan bisa punya rumah. 

Alhamdulillah, uang yang kami dapat dari THR dan tabungan, kami kumpulkan. Alhamdulillah, cukup untuk pengajuan KPR. Maka, kami pun membulatkan niat. Kami survey kembali perumahan dan bismillah, bulan Juni 2021, kami mengajukan KPR. Semua atas izin Allah,  4 Agustus 2021 (2 bulan setelahnya, kami akad kredit di Bank BTN Bekasi). Aku dan suamiku hadir, begitupun Pak Ridha dan Istrinya yang juga mengambil perumahan seperti kami. Tanggal 20 Agustus 2021, perjalan kami mengontak rumah akhirnya berakhir. Kami pindah ke rumah baru dengan ala kadarnya. Masih bentukan rumah yang seperti saat kami serah terima kunci. Kami pun pamit dengan Bang Rahmat (Tempat kami ngontrak), di akhir Agustus 2021 sekalian menyewa mobil untuk mengambil barang-barang Fathia.


Ramadhan dan Do'a di sepertiga malam, do'a dalam sujud, do'a dan yakin bahwa suatu hari do'a itu terwujud. Sungguh, kekuatan do'a benar-benar luar biasa. Aku merasa sangat beruntung. Memiliki pengalaman mengontrak di kontrakan sederhana sejak awal menikah. januari 2019, kami mengontrak di kontrakan H. Jirin, enam bulan kemudian kami pindah. waktu itu aku hamil semester 2. Pindah ke kontrakan kedondong (Juli 2019). Aksesnya lebih dekat ke mall membuat aku happy dan tentu saja enak menyenangkan hati mertua yang mau jalan-jalan saat menemaniku di awal kelahiran putriku. Kami menghabiskan week end dengan jalan ke mall. hehe. Karena sesuatu dan lain hal, (Maret 2020), kami pindah ke kontrakan Bang Rahmat sampai Agustus 2020. Dan Alhamdulillah, semuanya aku jadikan pelajaran dan perjalanan hidup. Banyak juga yang ngomongin dan becandain, "wah...sering banget pindah rumah", "Yah..pindah lagi", dan masih banyak omongan yang kadang membuat sedih. Tapi kini, yang sering komentar itu  masih mengontrak dan masih belum punya rumah sendiri alias masih nebeng. Sejatinya, orang-orang yang kaya akan pengalaman tidak akan meremehkan pilihan orang lain. Karena mereka yakin, setiap pilihan ada alasan. Sebaliknya, orang-orang yang miskin ilmu dan pengalaman akan komentar ini itu tanpa banyak berbuat, Begitulah..alhamdulillah, saya lolos melewati itu.


#AbijadiImamTeraweh

Alhamdulillah juga, Ramadhan ini sangat berkesan karena Abi, suamiku jadi imam sholat Taraweh di tempat kami tinggal sekarang. Tepatnya di Musholah At-Taubah, Abi dapat jadwal menjadi imam beberapa malam. Selain itu, dia juga menjemput para imam yang merupakan ustad atau kyai dari luar. Aku sangat bahagia dan bangga padanya. Aku nggak menyangkan memiliki imam yang benar-benar imam. Terima kasih Abi. Anna uhibbukan fillah.


Demikian tulisan kali ini. Melegahkan sekali bisa menulis kembali di blog ini...sehat selalu manteman :)


Comments

Popular Posts