Bora Deborah: Drakor Time^-^
Aku selalu tertarik dengan penulis Korea. Itulah kenapa aku suka dengan drama yang mengangkat tokoh utamanya adalah seorang penulis. Dari visual yang aku dapat penulis Di Korea itu rata-rata makmur. Mereka punya identitas, punya status sosial, dan tentu saja mereka mempunyai kekayaan dari hasil menulisnya. Tentu ini berlaku untuk penulis yang sukses. Di postingan kali ini, aku akan bahas serial drama Korea berjudul Bora Debora yang menurutku cukup inspiratif jika ditonton. Aku melihat konsep dari drama ini sebenarnya drama romantis y dan cukup ringan untuk dijadikan tontonan. Aku Mengisi waktu dan menghibur diri sendiri dengan menonton drama Debora lewat alur cerita. Yang durasinya kira-kira 1 jam setengah. Di awal cerita digambarkan sosok Debora ini adalah wanita yang cantik dia juga seorang influencer dan dari sisi visualnya juga dia cukup mapan dari hasil. Menjual buku sebagai Penulis.
Jadi Deborah atau Bora ini dijuluki sebagai pakar cinta, namun sayangnya di kehidupan nyata kisah cintanya tak sebagus saran-saran yang dia berikan kepada para pembacanya. Bora ni mempunyai kekasih yang bernama Juan. Mereka sudah 3 tahun berpacaran namun sayangnya belum juga ada tanda-tanda kalau Juan ini akan melamar Deborah. Sampai akhirnya suatu momen ketika Bora menyadari kalajlu Juan berselingkuh di belakangnya bersama Dami. Karena mengetahui oerselingkuhan itu Bora sangat terpuruk dan pada saat kejadian dia memergoki Juan sedang berselingkuh itu ada sosok yang melihat kejadiannya. Siapakah? itu adalah sosok pria yang awalnya tidak suka dengan Bora sebagai penulis pakar cinta. Dia tidak sepaham dapat dengan Bora walaupun perusahaan tempat dia bekerja menyarankan mereka untuk bekerjasama dengan Bora karena Bora merupakan penulis yang sukses. Awalnya pertemuan dengan Bora itu terjadi di toko perhiasan. Ketika seo yuk ingin membeli membeli cincin namun cincin yang dia beli itu . Diambil dari borah yang hanya mencoba-coba saja cincin itu. Intinya, Bora dan seo yujk kini akhirnya dekat satu sama lain Kemudian pada saat itu juwan ingin balik ke Bora tapi tidak bisa karena murah sudah pindah ke lain hati. Inti dari cerita ini adalah tentang kita mengikhlaskan sesuatu yang tidak kita miliki sehingga nanti kita akan memiliki satu yang lebih baik lagi. Bora dan Seo yuksama-sama mengalami patah hati, mereka sama-sama menghibur satu sama lain, sehingga akhirnya mereka menemukan kecocokan untuk menjadi sepasang kekasih. Drama ini juga mengajarkan seorang penulis untuk bangkit lagi. Menulis lagi sebuah karya yang bahkan lebih baik lagi dan bisa menyamai karya-karya sebelumnya. Aku suka sekali kalau sudah membahas tentang dunia penulisan Korea. Konsep buku mereka itu estetik. Jadi kelihatan sekali kalau ih cetak dengan sangat indah. Semoga aku bisa jadi seperti Deborah. Fighting :)

Comments
Post a Comment