Bagaimana Menjadi Produktif?
Assalamualaikum Wr.Wb..
Pagi Blogger!!
Hari ini cerah banget! Langit cerah, baju kantor berwarna cerah, dan suasana hati yang juga cerah. Alhamdulillah..summa alhamdulillah.
Oya, sebelum nulis postingan ini, aku sempatkan diri membaca sebuah artikel yang baguuuus banget. Alhamdulilah, dengan kemajuan teknologi speerti skeranag ini, kita masih bisa mendapatkan informasi yang kita ingin tahu. Tapi, tetep..kita kudu memfilter informasi tersebut.
Oyaa,
Berikut aku copy paste abis artikel yang aku baca di link:
http://al-islam.mywapblog.com/7-sunnah-harian-nabi-muhammad-saw-menjad.xhtml
Artikel itu berjudul "7 Sunna Harian NAbi Muhammad SAW"
taken from qerja.com
Pagi Blogger!!
Hari ini cerah banget! Langit cerah, baju kantor berwarna cerah, dan suasana hati yang juga cerah. Alhamdulillah..summa alhamdulillah.
Oya, sebelum nulis postingan ini, aku sempatkan diri membaca sebuah artikel yang baguuuus banget. Alhamdulilah, dengan kemajuan teknologi speerti skeranag ini, kita masih bisa mendapatkan informasi yang kita ingin tahu. Tapi, tetep..kita kudu memfilter informasi tersebut.
Oyaa,
Berikut aku copy paste abis artikel yang aku baca di link:
http://al-islam.mywapblog.com/7-sunnah-harian-nabi-muhammad-saw-menjad.xhtml
Artikel itu berjudul "7 Sunna Harian NAbi Muhammad SAW"
"7 SUNNAH HARIAN NABI MUHAMMAD SAW, Menjadikan Hidup Lebih Bermakna"
Kita semua menyadari bahwa
HIDUP INI HANYALAH SESAAT. Dan kita akan HIDUP SELAMANYA DI AKHIRAT kelak.
Keadaan inilah yang membangun ’semangat berjibaku’ agar kita semua MENGELOLA
HIDUP yang sesaat ini untuk kebahagiaan selama-lamanya di akhirat, kelak.
Tidaklah heran, mengapa orang Mukmin semakin hari semakin
bertakwa. Karena merekan tahu dan sadar bahwa SEMAKIN HARI SEMAKIN DEKAT
PERJUMPAAN DENGAN ALLAH SWT. Sehingga hari-harinya dilalui dengan kesibukan
untuk MEMPERBAIKI DIRI dalam kebaikan.
Salah satu usahanya
adalah melahirkan perbaikan dan kebaikan dengan MENGAMALKAN SUNNAH HARIAN
Rasulullah SAW.
Rekan-rekan se-iman,
marilah kita menghentikan sejenak aktifitas kita sehari-hari yang menyibukkan
diri, agar kita dapat sejenak waktu untuk BERHENTI, BERPIKIR, MERENUNG dan
MENCONTOH teladan kita semua RASULULLAH SAW, melalui serial Artikel singkat ” 7
Sunnah Harian NABI SAW ”, agar menjadikan hidup kita lebih bermakna, untuk
mempersiapkan diri kita dalam menghadapi sisa-sisa kehidupan kita.
1. Shalat Tahajud ...
Kita
semua mengetahui, bahwa Shalat Tahajud adalah SHALAT TERAMAT PENTING SETELAH
SHALAT FARDHU (wajib) lima waktu. Karena dengan shalat Tahajud Allah SWT akan
MENGANGKAT DERAJAT kehidupan manusia.
Shalat Tahajud dilakukan diwaktu malam (setelah tidur) karena
disaat malam-sunyi tersebut melakukan shalat akan LEBIH KHUSYUK dan bacaan di
waktu tsb LEBIH BERKESAN.
Al-Isra : 79 ”Dan dari sebagian malam hendaklah engkau bangun
(tahajud), sebagai AMALAN TAMBAHAN untukmu. Semoga Tuhanmu mengangkat
(derajatmu) ke tempat terpuji”.
Abu Huraira R.A meriwayatkan RASULULLAH SAW bersabda :”Tuhan kita
turun SETIAP MALAM ke langit dunia pada SEPERTIGA MALAM terakhir, dan berfirman
– Siapa yang BERDOA kepada-Ku PASTI AKU KABULKAN, siapa yang MEMOHON kepada-Ku
PASTI AKU BERI, dan siapa yang MEMOHON AMPUN kepada-Ku, PASTI AKU AMPUNI !”
(HR. Al-Jama’ah).
Amr bin Al-Ash meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda :
”Sedekat-dekat hamba kepada Allah SWT adalah PADA TENGAH MALAM TERAKHIR.
Apabila engkau bisa termasuk golongan orang BERDZIKIR mengingat Allah SWT pada
saat itu, maka lakukanlah ” (HR. Al-Hakim).
Salman Al-Farisi meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda :
”Kerjakanlah shalat malam, sebab itu adalah KEBIASAAN ORANG SHALEH sebelum
kamu, JALAN MENDEKATKAN DIRI kepada Tuhan, PENEBUS KEJELEKAN, PENCEGAH DOSA,
serta PENGHALAU SAKIT ”.
Subhanallah ! Demikian besarnya keutamaan Shalat Tahajud. Marilah
kita mulai rutin lakukan !
Pelaksanaan : - Shalat malam sebaiknya DILAKUKAN DI RUMAH, bukan
di Masjid. - Bacaan shalat malam BOLEH NYARING dan juga BOLEH PELAN. - Jumlah
rakaatnya MINIMAL 2 rakaat, 4, 8, dst, tidak terbatas. - Diakhiri dengan SHALAT
SUNNAH WITIR 3 rakaat, ganjil.
2. Membaca & Mempelajari AL-QUR’AN ...
Rekan
Muslim, terjadinya berbagai masalah kompleks dalam kehidupan pribadi, keluarga,
organisasi, perusahaan dan bernegara, terjadinya karena semua bersumber kepada
AL-QUR’AN TIDAK DIJADIKAN SEBAGAI PETUNJUK dan PEDOMAN HIDUP.
Kinilah saatnya kita ”kembali untuk mendalami” kitab yang
bersumber dari Allah SWT! (bukan karangan manusia !) tersebut.
Al-Qur’an sebaiknya dipelajari secara SISTEMATIS, diungkap
maknanya, digali kandungannya dan isinya sebagai PEDOMAN HIDUP. Bahkan secara
transendental-psikologis, Al-Qur’an harus didekati secara emosional, MELIBATKAN
PERASAAN dalam upaya menyelami makna terdalam dan hikmah tertinggi yang
dimiliki.
”Dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah SWT yang maha Pemurah
kepada mereka, mereka MENYUNGKUR, BERSUJUD dan MENANGIS” (QS. Maryam : 58)
HR.Tirmidzi ”Al-Quran adalah kitab Allah SWT yang berisi SEJARAH
UMAT sebelum kamu, BERITA UMAT sesudahmu, kitab yang MEMUTUSKAN/menyelesaikan
urusan di antara kamu, yang nilainya bersifat PASTI & ABSOLUT. Siapa saja
yang durhaka ”meninggalkannya” pasti Allah SWT akan ”memusuhinya”. Siapa yang
MENCARI PETUNJUK SELAIN AL-QUR’AN, PASTI AKAN TERSESAT. Al-Qur’an adalah tali
Allah yang sangat kuat, PERINGATAN YANG BIJAKSANA dan JALAN YANG SANGAT LURUS”.
Langkah yang sebaiknya kita lakukan adalah dengan : -
Membacanya - Mencatatnya - Menghafalnya - Memahaminya
- Mengamalkannya
Perlu diingat, bahwa Al-Qur’an baru terbukti menjadi petunjuk
ketika ada KENYATAAN DALAM PRAKTEK KEHIDUPAN kita. Agar pendalaman Al-Qur’an
yang kita lakukan semakin berimplikasi positif bagi kita dan manusia secara
umum, maka dalam MENGEKSPLOITASI isi, kisah, hikmah Al-Qur’an seharusnya kita
belajar kepada para ulama yang sudah lebih awal dan lebih panjang menadaburi
Al-Qur’an termasuk sejumlah tafsir dan karya tulis.
Sedemikian pentingnya sebuah kandungan makna/isi Al-Qur’an, sampai
Allah SWT berfirman :
”Kalau sekiranya kami turunkan Al-Qur’an kepada sebuah gunung,
pasti kamu akan melihatnya TUNDUK TERPECAH-PECAH disebabkan TAKUT KEPADA ALLAH
SWT. Perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka BERPIKIR ! ” (QS.
Al-Hasyr : 21)
3.
Shalat Shubuh Berjamaah di Masjid ...
Rasulullah SAW menyampaikan sebuah hadits di hadapan para
sahabatnya, ketika menanyakan salah seorang jamaahnya tidak terlihat dalam shaf
shubuh berkali-kali :
”Sungguh, shalat yang PALING BERAT BAGI ORANG MUNAFIK, adalah
shalat Isya dan SHALAT SHUBUH. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung
di dalamnya, mereka pasti mendatangani keduanya, SEKALIPUN DENGAN MERANGKAK ”
(HR. Bukhari-Muslim).
Banyak ulama hadits menilai tentang penjelasan hadits ini, di
antaranya bahwa untuk menilai seseorang apakah sungguh-SUNGGUH BERIMAN atau
malah MUNAFIK, maka dapat dilihat shalat shubuhnya.
Shalat Shubuh merupakan satu di antara shalat wajib 5-waktu yang
mempunyai KEKHUSUS-AN dan memiliki KEUTAMAAN yang luar biasa.
1.Merupakan SHALAT PALING UTAMA yang diwajibkan pada kaum
Muslimin. (merupakan shalat yang sejak awal disyariatkan tetap 2-rakaat).
2.ADZAN shubuh berbeda dengan adzan shalat wajib lainnya, dengan
menambahkan ’Ash-shaltu khairum minan naum’ – ”shalat itu lebih baik dari
tidur, sebanyak 2 kali”.
3. Rasulullah SAW memberikan DOA KHUSUS setelah shalat shubuh,
yang berbeda dengan shalat lain. Doa ini sebagai tambahan ’wirid’ penutup
shalat.
Diriwayatkan oleh Abu Dzar RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda :
”Siapa mengatakan setelah shalat shubuh, SEBELUM MENINGGALKAN TEMPAT DUDUKNYA
dan BERBICARA SEDIKITPUN – La ilaha illallahu wahdahu la syarikalah lahul mulku
wa lahul hamdu yuhyi wa yuhyi wa yumitu wahuwa ala kulli sya in qadir -
sebanyak 10X, maka akan ditulis baginya 10 kebaikan, dihapus 10 kesalahan dan
diangkat derajatnya 10 kali lebih tinggi. Satu hari penuh ia terlindungi dari
suatu yg tidak disukai, terlindungi dari syetan, tidak ada dosa yang pantas dianggap
sebagai dosa, kecuali syirik ” (HR.Tirmidzi).
Rasulullah SAW pernah menasehati Muslim bin harits : ” Jika kamu
shalat shubuh, maka bacalah sebelum kamu berbicara – Allahumma ajirni minannar
(Ya ALLAH lindungilah aku dari api neraka) – sebanyak 7X, maka jika kamu mati
hari itu, ALLAH akan menjauhkanmu dari api neraka ” (HR. Abu Dawud dan Nasa’i).
4. Rasulullah SAW selalu MENYURUH MEMENDEKKAN BACAAN shalat,
KECUALI SHALAT SHUBUH !Abu Barzah Al-Islami meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW
pada shalat shubuh membaca 60 sampai 100 ayat …..sampai sebentar lagi matahari
terbit (HR. Muslim).
5. Rasulullah SAW mempunyai BACAAN KHUSUS SHALAT SHUBUH di HARI
JUMAT ! Abu Huraira meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW membaca pada rakaat
pertama SURAH AS-SAJADAH dan rakaat kedua SURAH AL-INSAN. Keistimewaan ini
tidak terjadi pada shalat wajib lainnya !
6. Shalat shubuh TIDAK BISA DI-QASAR dan DIJAMAK !
Seperti yang juga kita pahami dari beberapa hadits, pada saat
shalat shubuh inilah pergantiang malam dan siang dimulai. Pada saat itu pula
MALAIKAT MALAM dan SIANG BERKUMPUL dan BERGANTI TUGAS.
”SHALAT BERJAMAAH LEBIH UTAMA dari shalat sendirian sebanyak 25
kali lipat. Malaikat penjaga malam dan siang BERKUMPUL PADA SHALAT SHUBUH” (HR.
Bukhari).
ALLAH SWT berfirman : ”Dan dirikanlah SHALAT SHUBUH. Sungguh,
shalat shubuh itu DISAKSIKAN OLEH PARA MALAIKAT” (QS. Al-Isra : 78).
Ada lagi hal utama dalam shalat shubuh, adalah – DUA RAKAAT SHALAT
FAJAR (shalat sunah sebelum atau qabliyah shubuh) yang LEBIH BAIK DARI DUNIA
& SEISINYA (HR. Muslim). Rasulullah SAW mengistimewakan shalat ini dengan
menggambarkan bahwa : ”Seandainya dunia dan seisinya ini adalah sebuah
kebaikan, maka JAUH LEBIH BAIK 2 RAKAAT SHALAT FAJAR YANG KITA KERJAKAN” !
Selain itu pula, SHALAT SHUBUH BERJAMAAH DI MASJID bisa menjadi
PENERANG PADA HARI KIAMAT KELAK, seperti yg disabdakan Rasulullah SAW :
”Berilah kabar gembira bagi orang-orang YANG BERJALAN DI KEGELAPAN MENUJU
MASJID (untuk mengerjakan shalat shubuh) DENGAN CAHAYA YANG TERANG-BENDERANG
(pertolongan) PADA HARI KIAMAT ! ” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibn Majah).
Dari semua pengetahuan kita tentang keutamaan SHALAT SHUBUH
BERJAMAAH DI MASJID INI, kesombongan apalagi pada diri kita yang akan
menghalangi untuk menjalankannya ?
4.
Melakukan SHALAT DHUHA ...
”Wahai anak Adam, cukupilah aku dengan melakukan EMPAT RAKAAT
SHALAT DHUHA pada pagi hari, maka aku akan MENCUKUPI KEBUTUHANMU pada akhir
hayatmu” (HR Ahmad & Abu Ya’la).
Beliau berwasiat kepadaku tentang 3 hal, yang sejak itu aku TIDAK
PERNAH MENINGGALKANNYA :
Pertama - Hendaknya aku tidak tidur sebelum mengerjakan SHALAT
WITIR
Kedua - Hendaknya aku tidak meninggalkan dua rakaat SHALAT DHUHA
(karena shalat DHUHA adalah shalatnya ’awwabin’-orang yg bertobat kepada ALLAH
SWT serta meninggalkan maksiat)
Ketiga - Hendaknya aku BERPUASA 3 HARI setiap bulan - (HR.
Tirmidzi dan Nasa’i)
Salah satu makna fungsional shalat DHUHA adalah agar pelakunya
MENDAPATKAN REZEKI dan DIJAUHKAN DARI KEMISKINAN : ”Shalat DHUHA itu
mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan, dan tidak ada yang memelihara
shalat kecuali orang-orang bertobat” (HR. Tirmidzi)
”Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 2 rakaat – dia TIDAK AKAN
dicatat dalam kelompok orang-orang yang LUPA.
Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA4 rakaat – dia dicatat dalam
kelompok orang-orang yang AHLI IBADAH.
Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 6 rakaat – pada hari itu
segala kebutuhannya DICUKUPI oleh ALLAH SWT.
Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 8 rakaat – maka ALLAH SWT
mencatatnya termasuk golongan yang TUNDUK dan menghabiskan waktunya untuk
BERIBADAH.
Dan, siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 12 rakaat – maka ALLAH
SWT membangunkan baginya sebuah ISTANA INDAH DALAM SURGA.Tidak ada dalam
sehari-semalam kecuali ALLAH SWT pasti MEMBERIKAN ANUGERAH serta SEDEKAH kepada
hambaNYA” (HR. Thabrani dan Abu Daud).
Subhanallah !
5.
BERSEDEKAH ...
Maha suci
ALLAH SWT, ZAT yang telah membersihkan hati orang-orang beriman dari sifat
angkuh dan serakah. ALLAH SWT lah yang menyelipkan ke sanubari orang beriman
perasaan iba, simpati sekaligus empati kepada orang-orang yang lemah dan
membutuhakan bantuan, melalui bersedekah.
Bersedekah
tidak harus besar, yang penting dengan KEIKHLASAN.
Kita
bersedekah TIDAK MENGHARAPKAN BALASAN dari orang yang kita bantu. Kita harus
yakin ALLAH SWT lah yang akan membalas.
”Dan
bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yg luasnya
seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.
(Yaitu) orang-orang yang MENAFKAHKAN (HARTANYA) DI WAKTU LAPANG & DI WAKTU
SEMPIT, dan orang-orang yg menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang.
ALLAH menyukai orang-orang yang berbuat baik ” (QS. Ali Imran : 133-134)
”
Perbandingan (balasan atau pahala) bagi orang-orang yg MEMBELANJAKAN HARTANYA
DI JALAN ALLAH seperti satu biji yg menumbuhkan tujuh cabang, di setiap cabang
menjuntai seratus buah, dan ALLAH akan menggandakan (pahala) kepada siapa yang
Dia kehendaki, dan ALLAH itu luas (pemberian-Nya) lagi sangat mengetahui ” (QS.
Al-Baqarah : 261)
”Siapa
yang MEMBANTU MENYELESAIKAN KESUSAHAN SESEORANG di dunia (lebih-lebih lagi
saudara sesama Muslim), ALLAH PASTI MEMBANTU MENYELESAIKAN KESUSAHANNYA DI
DUNIA dan AKHIRAT ” (HR. Bukhari).
- Berkah sedekah
bisa sirna jika orang yang bersedekah MENGUNGKIT-UNGKIT dan SELALU
MENYEBUT-NYEBUT sedekah itu di depan umum.
- Sedekah dapat
MEMADAMKAN MURKA ALLAH SWT
- Sedekah dapat
MEMELIHARA MANUSIA DARI KEJAHATAN
Siapakah
yang DIUTAMAKAN UNTUK DIBERI SEDEKAH ?
1- ANAK
YATIM, karena sebelum dewasa anak yatim belum dapat mandiri. Mereka adalah
TITIPAN ALLAH SWT kepada hamba lainnya yang mampu.
2- FAKIR
MISKIN, yang perlu dibantu agar dapat diberdayakan agar mandiri.
3- JANDA
dan LANSIA, karena kehilangan tulang punggung pencari nafkahnya, serta
kehilangan masa produktifnya.
4- YANG
TERLILIT HUTANG
5- YANG
TERKENA MUSIBAH
7. SELALU BERDZIKIR ...
Dzikrullah memiliki daya hidup.
Menghidupkan dan menyemangati jiwa yang rapuh, melapangkan jiwa yang sempit
serta membangkitkan keyakinan bagi yang mengalami kelelahan dalam menjalani
kehidupan.
DZIKIR yang UTAMA :
* La ilaha illallah wahdahu la syarika lah.
Lahul mulku wa lahu hamdu wa huwa ’ala kulli syay’in qadir * Subhanallah wal
hamdu lillah wa ilaha illallah wallahu akbar * Subhanallah wa bihamdihi *
Subhanallahi wa bihamdihi, subhanallahil azhim * (surah Al-Fatihah)
Rasulullah SAW bersabda : ”Perumpamaan orang
yang berdzikir kepada Tuhannya dan orang yang tidak berdzikir, seperti ORANG YG
HIDUP dan ORANG YG MATI” (HR. Bukhari)
”Dan laki-laki yang BANYAK MENYEBUT (MENGINGAT)
ALLAH disertai dengan perempuan yang banyak menyebut Allah, maka Allah telah
menyediakan untuk mereka AMPUNAN & PAHALA YG BESAR ” (QS. Al-Ahzab : 35)
”Maka apabila kami telah menyelesaikan shalat,
INGATLAH DI WAKTU BERDIRI, DUDUK maupun BERBARING ….” (QS. An-Nisa : 103)
”Karena itu, INGATLAH KALIAN PADA-KU, niscaya
Aku pun akan ingat pada kalian…” (QS. Al-Baqarah : 152)
”INGATLAH TUHANMU SEBANYAK-BANYAKNYA dan
BERTASBIHLAH dengan memuji Tuhanmu di waktu petang dan pagi ” (QS. Ali-Imran :
41)
well, itu tadi adalah artikel yang aku baca pagi ini. Alhamdulillah, dengan artikel ini setidaknya waktu luangku menjadi produktif dan bermanfaat.
Oya, kembali ke topik pertama tadi yaitu tentang Bagaimana menjadi produktif. Mungkin ini akan sangat berkaitan dengan produktif versi aku pribadi cozproduktif bagi orang-orang berbeda, tergantung profesi, latar belakang, dan lingkungan masing-masing.
Beberapa hari ini, aku menilik ulang tentang aktivitasku selama 2 bulan aku pindah kost an. Yah, pindah ke tempat baru dengan suasana yang baru. Yang tadinya aku harus menempus perjalanan dari kost an lama menuju kantor dengan waktu 1 jam, kini hanya lima menit, aku bisa sampai di kantor. Ini karena mulai Agustus 2016, aku memutuskan untuk pindah kost an ke dekat kantor.
Oya, ketika aku merenung, aku menjadi sadar, bahwa kapasitasku sekarang bukanlah 'remaja belia' yang baru belajar kost. Aku kost dengan status karyawati dengan aktivitas 8-9 jam kerja di kantor. itu artinya, aku masih punya banyak waktu yang sejatinya bisa aku manfaatkan dengan baik.
Niat utamaku pindah kost an adalah untuk memangkas waktu yang tadinya sangat lama di jalan,
Selain itu, aku tidak perlu khawatir kalau di kampus tempat aku bekerja, ada acara yang mengharuskan karyawannya untuk datang upacara pukul 06.00 pagi! well, itulah modus utamaku pindah. Dan semakin hari, aku semakin betah dengan kost an ku. Aku bisa menggunakan dapur umum untuk memasak. dan bagiku memasak adalah salah satu hal produktif yang tidak bisa aku lakukan di kost an sebelumnya. Meski dengan bahan-bahan yang terbatas karena tidak bisa stock banyak makanan (no refrigirator anyway).
Sepulang dari kerja, sebenernya aku rada 'schock'. Perasaan, baru 5 menit yang lalu berada di depan komputer kantor, eh tau -tau udah ada di depan kasur berwarna biru tosca. Pasti senenglah dengan kondisi saat ini, tapi di sini lah justru godaannya pemirsa. Setan bisa saja menghasut kita untuk bermalas-malasan karena tujuan syeitan adalah membuat manusia untuk menyia-nyiakan waktu. Sore hari, adalah waktu yang riskan Bagi mahasiswa/mahasiswi yang pulang sore, hati-hati! jangan sekali-kali bermanis manja dengan kasur karena jelang sore itu deket sekali dengan waktu maghrib. Itu pernah aku alami. Tadinya aku hanya pengen istirahat lima menit. eh, nggak tauny aku kebablasan! Apa yang terjadi. Bangun-bangun aku kaget, aku pikir itu sudah hari berikutnya. Aku panik dan ketika aku lihat, jam menunjukkan pukul 18.20. Waduuuh, buru-buru aku ambil wudhu. Ternyata kerugian bukan hanya itu. aku jadi pusing nauzubillah. Ini mungkin kenapa, Islam sangat menganjurkan umatnya untuk tidak tidur saat menjelang maghrib.
Next, Apalagi peluang-peluang yang membuat kita bisa produktif. Yaitu, waktu selepas sholat maghrib. Percaya atau tidak, waktu-waktu sholat maghrib itu adalah waktu-waktu yang syahdu. Kenapa? Karena seketika alam menjadi tenang. Gemuruh kata Allahuakbar dari orang yang sholat berjemaah begitu menggema. Kami, kaum muslimah mungkin lebih banyak sholat di rumah. Dan aku super duper bahagia saat aku bisa sholat maghrib di kamarku. Di ruanganku. di tempat aku bisa dengan khusus sholat maghrib. Aku sangat menyayangkan beberapa teman yang memilih sholat di kantor. Mungkin terkait pekerjaan. Tapi, aku bisa menjamin, kita akan merasakan suasana yang sangat berbeda saat kita sholat maghrib di rumah (khusus cewek yaah).
Setelah sholat Magrib, cobaan untuk tidak produktif datang dari acara televisi. Nah, di sini kita kudu punya niat lagi. Steelah sholat Maghrib, what else, apa lagi. Jawabannya, kita bisa melaksanakan sholat sunnah dilanjutkan dengan tilawah. Dan semua itu memang butuh proses guys, Ada aja rasa malas ketika kita justru di rumah/kamar sendiri. Tapi, yakinlah, Allah melihat apa yang kita kerjakan dan Dia Maha Tahu, siapa hambanya yang benar-benar taat dan pura-pura taat.
Abis Sholat Maghrib, pasti lapar donk. Naaah, buat yang punya waktu, coba sempatin masak. Menurut aku, masak itu super duper seru. Entah makanan kita enak atau nggak, kita tetap akan memakan masakan tersebut karena kita menghargai apa yang telah diusahakan oleh kedua tangan kita. Jika kalian kost an dengan temen sebelah yang belum makan, ajak dia masak dan makan bersama. Dijamin, suasana kalian jadi lebih akrab, dan tentunya bisa saling bantu, kalian yang masak dan sobat kalian yang cuci piring. Naaah..ini juga produktif yang efektif. Produktif karena menghasilkan makanan, efektif dari segi tenaga dan kita nggak perlu beli makanan di luar.
Next, aktivitas selanjutnya yang produktif versi aku pribadi adalah membaca. Membaca ini dulu mudah banget aku lakukan, tapi entah kenapa, sekarang menjadi susah. Aku menghabiskan 3 hari untuk selesai membaca satu buku. Mungkin dulu bisa cepat karena waktu kuliah aku membaca buku di bus yang menuju kampus. well, ..sambil menunggu waktu isya yang sangat dekat, ada bolehnya kita memilih program tv khusus berita. ingat, tentang berita, bukan sinetron yah. Kalaupun mau pilih sinetron, pilihlah yang berkualitas. Atau kita bisa putar murotal al-quran surat yasin sambil nunggu azan isya berkumandang.
dan tibalah waktu isya. Kita sholat dan biasnaya masih malas untuk melanjutkan baca qur'an. Dalam hati syeitan berbisi "kan maghrib tadi udah baca qur'an. Masa isya' baca lagiii?". dan inilah cara syeitan menghasut kita agar kita bosan. Padahal, jika kita mau hitung-hitungam, selama 24 jam, berapa lembar sudah kita habiskan??
..(bersambung)..


Comments
Post a Comment