Jangan Ceritakan Kesedihanmu Pada Manusia



Tangerang, 13 Mei 2019

Tulisan ini aku muat sebagai bentuk nasihat pada diri sendiri. Ya, diri sendiri. Mengapa? karena pada dasarnya, kalau kita jujur, kitalah yang mengetahui diri sendiri, kita yang bisa mengetahui lebih dan kurang kita. Maka, sesering mungkin, aku menasehati dan menyemangati diri sendiri.


Kehidupan manusia itu benar-benar unik. Itulah mengapa kita amat berbeda dengan makhluk ciptaan lain Salah satu pembedanya adalah kita diberikan ujian dan setiap manusia akan mengalami itu. Mau dia kaya, miskin, pandai, kurang pandai, tua, muda, semua mendapat ujian. Bagiku, kadar ujian yang akan terjadi pada kita tergantung dengan kadar kemampuan kita dan kadar kesholehan kita. Kok bisa? Iya, ini murni pendapatku. Aku berkaca dari banyak pengalaman, pengalamanku dan pengalaman orang lain. Pada dasarnya, jika kita mengembalikan semua ujian kepada Allah, maka kita dengan mudah akan dibukakan jalan, dilapangkan pikiran, dan membuat hati kita lebih mudah menerima setiap peristiwa dalam hidup, entah itu hal yang menyenangkan atau sebaliknya.

Sebagai seorang muslim, kita diberikan Alqur'an dan as Sunah untuk menjalani kehidupan ini. Setiap ujian ada solusi. Setiap selesai kesedihan ada kemudahan, setiap peristiwa mengandung hikmah, tentunya bagi orang-orang yang bersyukur dan berpikir.

Surat al-Insyirah Ayat 5-6
 فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا  Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.


Aku sendiri, terkadang banyak memiliki pertanyaan. Aku bertanya tentang peristiwa. Pada akhirnya aku menemukan suatu pernyataan klise, bahwa semua ini pasti ada hikmahnya. Setiap kali aku sedih, aku mencari jawaban dan ketenangan di dalam Al qur'an, aku kembalikan lagi tujuan aku melakukan sesuatu, jika aku melakukan sesuatu karena Allah, maka aku harus mengembalikan niat tersebut karena Allah, meskipun ada sesak saat aku bersinggungan kepada manusia. Tapi, sebisa mungkin aku menyatakan bahwa aku melakukan ini karena Allah, karena mengharap ridho Allah.

Okey, kembali ke topik postingan ini, yaitu Jangan ceritakan kesedihanmu pada manusia. Ya, bulan ini, aku seolah diingatkan lagi dengan sebuah sikap bijak. Ya, sikap yang harusnya sudah aku kenali, sudah aku pahami. Hanya saja, aku kadang lupa dan aku pun menceritakan musibah yang aku dapat kepada teman. Aku hanya bercerita, aku berpikir si teman ini akan bersimpati. Tapi, ternyata aku salah. Si teman ini tidak pernah memasang ekspresi apapu, dia juga tidak mengatakan apapun. Aku bingung, harusnya aku tidak menceritakan musibahku padanya. Aku menyesal. Aku harusnya berpikir dua kali untuk bercerita pada dia. Intinya, aku mewrasa orang seperti dia tidak layak disebut teman.

Aku mencoba mendengarkan ceramah para ustad. Dan benar, tidak selamanya kita harus berteman pada semua orang. Ternyata aku salah, aku terlalu naif menganggap semua orang itu baik. Ya, aku harusnya sadar, ada saja udang di balik batu. Ada saja musuh di dalam selimut, ada saja 'teman palsu' yang berpura-pura peduli padahal tidak.

Satu hal yang aku pelajari dari kisaahku itu, bahwa...
kita tak perlu menceritakan kesedihan kita kepada manusia. Bisa jadi yang dia ungkapkan berbeda dengan apa yang ada di dalam hatinya. Bisa saja di luar dia berkata baik tapi di hatinya dia berkata busuk.

Aku sudah memaafkan sikap tidak empati orang tersebut. Aku malas memanggilnya teman. Aku hanya akan mengenalnya sebatas nama, tidak lebih, juga mengenang sikapnya yang tidak berempati itu.


Aku tahu, banyak hikmah yang tercipta dari peristiwa itu. Aku jadi ingat nasihat dari Ayahku, bahwa jangan pernah ceritakan kesedihanmu, kecuali pada orang terdekat (keluarga), yang bisa membaantu. Jika orang di luar itu, maka bisa jadi ada hati yang justru mengamini kesedihan kita.


Em, intinya, curahkan kesedihan kepada Allah, atau menulislah...seperti apa yang aku lakukan saat ini :)

Salam,

'writing make me better'


Referensi: https://tafsirweb.com/37702-surat-al-insyirah-ayat-5-6.html




Comments

Popular Posts