Alhamdulillah Piknik (Part 1)

Dinner with Abi and  Fathia (akhir Mei  2023)




Kenapa sih orang berpikir saat bisa jalan-jalan atau makan di resto, itu artinya lagi banyak duit? Kalau emang iya, aku aminiin. Tapi, sepertinya, perspektif itu nggak selamanya benar.


Di keluarga kecilku, aku menerapkan prinsip, jajan nggak harus mahal. Karena kita punya anak, kita ingin ada memory, minimal mengajak anak jajan ke suatu resto atau kafe. Nggak perlu pesen yang lebai. Karena yang kita 'beli' bukan makanannya, tapi kenangannya.

Aku menyiapkan anggakan 50-100K untuk makan di luar sebulan sekali (kalau bisa), ini biasanya sehabis gajian. Untuk mengapresiasi kerja keras dan untuk memulas senyum di wajah putri kami. Bagi kami, tak masalah karena anggaran itu nggak lebih.


Mei 2023, kami habiskan 67K untuk makan sederhana di resto yang udah jadi langganan kami. View nya bagus. Makanan enak dan murah meriah. Aku posting di IG. Mungkin bagi sebagian orang, wiih enak jalan2. Sebenernya itu bukan jalan2 atau buang2 uang. Itu adalah bentuk apresiasi bagi kita yang bekerja dan aku yang 30 hari di rumah aja. Keluar cuma buat beli sayuran atau cek kehamilan. Alhamdulillah, justru suami yang ngajak makan. Suamiku tipekel orang yang nggak pelit jika ada. Ya, aku tahu karakternya sebagai family man. Jika ada, dia selalu ingat apa yang kami mau dan kami ingin. Khususnya soal makanan.


Sebenernya, aku ingin posting ini karena aku ingin notice kalau mental piknik itu perlu. Buat apa? Itu menguatkan ikatan tim dalam keluarga. Ya, kami adalah tim dan kami butuh refresing. Jadi, hal-hal yang bisa kami jangkau dan nggak menguras kantong,  akan kami lalukan.

Finally, kita nggak harus tajir melintir untuk menikmati secuil kesenangan dunia. Bagiku, makan di luar bareng keluarga itu amat sangat membuat aku 'kaya' secara perasaan, secara mental. Mental piknik ini perlu. Aku berharap, aku bisa makan bareng yaya dan ebak di tempat yang aku datangi ini. Aku membayangkan makan enak bareng ibu dan bapakku, anakku juga suamiku.


Ya Allah...semoga niat baik ini bisa terwujud dan kami punya rejeki untuk itu. Secara hidup di rantau, jika orang tua ada di sini, sudah pasti aku ajak. Yaya, ebak, aku kangen. Semoga kita ada rejeki untuk makan bareng di luar dan ada kesempatan.


Well, itu aja jurney kali ini. Jangan lupa piknik guys :) Jangan lupa bahagia karena kamu berhak bahagia.

Fathia (3 tahun 8 bulan) lagi main ayunan


Aku ( alhamdulillah lagi hamil 7 bulan,  masyaAllah  Tabarakallah)



Abi, super sabar nemenin Fathia



Comments

Popular Posts