Kemana aja April

Em...bulan April udah mau habis..Gue baru sadar kalo terakhir gue nulis blog yaitu di bulan Maret. Em..itu artinya satu bulan lebih gue nggak posting tulisan. Ada banyak hal yang terjadi selama april..mulai dari workshop penulisan skenario bareng teh nucke yang memberikan gue banyak pencerahan seputar dunia di balik layar, ketemu sama temen-temen sesama penulis, acara di kantor yang lagi sibuk-sibuknya, karoeke-an, ketemu dfc, bbm-an ama Limint, telponan sama Deni, dan masih banyak hal yang membuat April gue menjadi berarti dan penuh warna..ditambah lagi...gue udah benar-benar move on dari seseorang yang dulu mengisi hati gue.
Aprilllllll! makasih banget udah memberi warna yang indah di 2015 ini. Gue bersyukur, hingga detik ini, gue masih bernapas. Gue masih bisa denger suara nyokap, gue bisa tertawa, menangis, dan berbahagia.
Kadang, gue ngerasa hidup  gue flat aja. daaaaaataaaar aja!Tapi, di bulan April ini, gue seolah terbangun, tentang mimpi gue yang selama ini tertidur. Gue ingin menjadi orang yang dikenang, dengan karya gue. Jadi, April menjadi tanda bangkitnya semangat gue untuk kembali menulis.
Mungkin...gue belum punya cinta yang menatap ke arah gue. gue mungkin sudah melewatkan saat ketika seseorang dengan tulus berada di sisi gue dulu. Gue juga mungkin sudah lupa gimana rasanya jatuh cinta. Tapi..gue yakin...di Mei...mungkin ada satu kisah yang terselip, yang membuat muka gue merona. Meski sebenarnya, Cinta masih sulit gue mengerti. Terkadang, gue meng-anggap budi baik akan dibalas dengan cinta yang tulus. Tapi..ternyata gue salah. Kita tidak bisa memaksakan cinta. Jika cinta itu benar-benar ada. Dia akan menemukan jalan pulang lewat pertemuan-pertemuan yang diatur Tuhan. Cinta...kini kau bebas memilih. sebentuk hati mana yang ingin kau tuju. Selamat jalan...Han. Kita tak akan bertemu lagi. Aku janji. Promise :)

Comments

Popular Posts