Roda yang Selalu Berputar

Sudah lama banget nggak nulis di blog pribadi ini. Ada perasaan kangen dengan 'rumah' ini. So, aku putuskan malam ini untuk mampir sejenak, menuliskan apa yang ada di kelapaku saat ini.
Kaku banget rasanya setelah sekian lama nggak nulis. Tapi, kabar baiknya aku sadar, bahwa aku nggak bisa move on dari nulis. Aku ingin menulis, dan aku ingin kembali fokus ke bidang yang aku gilai, yang aku mampu, dan aku senang menjalaninya. bahkan, jika aku tua nanti, aku ingin mengajari anak cucuku menulis. Heheh..Oya, thanks banget buat orang-orang yang selama ini mendukung aku secara langsung dan tidak langsung. Hingga detik ini, aku masih percaya bahwa aku bisa menulis. Yah..walau modal kepercayaan ini kadang pasang surut, tapi nggak papa,..toh kita hanya butuh satu langkah untuk memulai.
Bagiku, menulis adalah hal yang paling menyenangkan. Why?? Karena dengan menulis, aku bisa mengenang kenangan yang sudah lewat. Dengan menulis, aku jadi tahu, apa yang sudah berlalu, dan apa yang belum aku jalankan. Intinya, aku mencintai hobbi yang satu ini dan aku berjanji pada diriku sendiri untuk konsisten dengan isi otakku yang akan menjadi karya-karya ku selanjutnya.
Oya, topik bahasan kali ini adalah tentang "Roda yang Selalu Berputar". Entahlah, apa judul ini cocok atau nggak dengan isi tulisan di blog kali ini, yang jelas, aku rasa, beberapa hari ini, ada yang KEMBALI dalam roda kehidupan seorang Dwi Permatasari. Dan Alhamdulillah..perputaran roda ini mengarah ke hal-hal baik. Hem...itulah kenapa, aku kudu nulis bagian ini di postingan pertama bulan Agustus. Well,..aku selalu percaya, bahwa roda itu berputar. Dan apa yang aku pernah raih sebelumnya, prestasi yang dulu aku dapat, InsyaAllah bisa aku raih kembali. Jika Allah mengizinkan, aku ingin kembali belajar lagi. Aku berharap. aku bisa mendapatkan beasiswa tahun ini, minimal aku sudah mendapat peluang untuk beasiswa. Hem...karena, aku ingin kembali memanfaatkan pemikiran yang aku punya. Aku ingin berkembang, aku ingin menjadi Dwi yang lebih baik. Aku ingin mencoba lagi, meski aku yakin, ada banyak rintangan dan penolakan di depan. Aku tak masalah, toh aku sudah sering ditolah dan remehkan..Tapi, Ya Allah, Engkau Maha Segalanya, mudah-mudahan aku bisa kembali bersemangat menangkap beasiswa, sesemangat orang-orang yang menangkap pokemon,hehhe.Beberapa hari yang lalu, aku kembali ke panggung. Maksudku,ku, aku kembali ke depan publik. Satu hal yang membuatku merasa, aku ternyata masih memiliki kesempatan untuk menjadi pelaku, bukan hanya penonton. Yah, aku kembali menjadi MC di sebuah acara. Tentunya, ini bersejarah banget buat aku karena sejak tamat kuliah, aku tidak pernah tampil sebagai MC. Dwi yang dulu macan panggung di di bidang debat, pidato, puisi, ceramah, dan pembicara untuk kuliah dan presentasi, kini kembali memegang mikropon dan suaraku terdengar di telinga 280 orang. kejadian hari itu jelas membawa memoriku, bahwa sesuatu yang dulu kita kerjakan dengan tekun dan serius akan menyelamatkan kita di masa depan. Jika dulu aku tidak berani menjadi MC, dan lain-lain, mungkin aku tidak bisa 'membangunkan' lagi kemampuan itu di masa sekarang. So, aku cukup mengembangkan apa yang telah aku punya,
Back to stage
Selain soal 'bakat' yang kembali, Roda kehidupan juga kembali mempertemukanku pda seorang sahabat, merangkap patner crazy, merangkap cowok pengertian, merangkap temen berpetualang..hehe..siapa lagi kalo bukan Zafran (bukan nama sebenarnya, hehe) !! Orang yang dikirim Tuhan untuk saling berbagi cerita..penting nggak penting ceritanya, yang penting berbagi. Dia dulu menghilang, entah kemana, tapi akhirnya dia kembali, dengan kepribadian yang sedikitpun tidak berubah. Aku nggak tahu, apa yang membuat dia kembali, tapi yang pasti, waktu sudah mengatur segalanya. Well, gimana dengan 'Han'? Dia juga kembali...kembali menjadi 'Han' yang aku kenal dulu, menjadi sosok yang jauh di mata. Seperti sebelumnya, dia juga sahabat yang superduper lucu. Dia bisa membuat tangis menjadi tawa, seperti dulu, dia tidak berubah. Yang berubah adalah aku, yang mungkin sadar diri bahwa waktu tak punya kuasa atas apa yang dulu pernah ada. Selanjutnya, tentang tempat tinggalku sekarang di Jakarta. Aku kembali menemukan suasana pesantren walo bukan di lingkungan pesantren. Ya, sekarang aku sudah pindah ke kost an yang baru. Aku di sini dengan teman seorang ukhti yang juga kerja di tempat yang sama denganku. Aku pikir, inilah yang seharusnya aku tinggal. Yap, lingkungan yang bersih, nyaman, dekat dengan kantor, ada meja belajar, dan tentu saja sangat kondusif untuk aku menulis dan belajar. Well, suasana ini mengingatkanku pada suasana di pondok dulu. YA, roda kehidupan, kembali berputas, mungkin dengan suasana yang berbeda.
Next, adalah aktivitasku. Aku kembali dengan aktivitasku yang dulu terlatih di rumah Bu Izzah, bangun jam 4 subuh. Sebelumnya, aku sempatkan untuk tahajud dan curhat kepada pemilik langit dan  dan bumi. Mengutarakan keinginanku lewat doa-doa di sholat malam. Tenang rasanya, inilah yang dari dulu aku lakukan. Semenjak SMA sampai sekarang, moment ketika curhat sama Allah itu tetap sama...suasana hening, menangis dalam doa, merembes air mata karena mengenang nikmat Allah hingga kini kepadaku, dan kepada kedua orang tuaku.
Selanjutnya, aku kembali berpikir, bahwa ada beberapa hal yang tidak ditakdirkan untuk bersinggungan dengan hidup kita. Aku mungkin akan bertemu dengan banyak orang, tapi hanya beberapa orang yang bisa menjadi bagian dari dari kisah hidupku. Sebagian lagi mungkin hanya menjadi history yang cukup untuk dikenang.
Allah sudah mengatur semuanya. Jika sesuatu itu milik kita, maka roda itu akan berputar dan semuanya akan kembali ke posisi semula. Tapi bagiku, tang terpenting adalah kembalinya di posisi yang lebih baik dari sebelumnya. Karena kita manusia, bukan keledai yang mudah jatuh di lubang yang sama.
Okey..malam sudah larut. Udah pukul 22.52. Waktu juga akan berputar, kembali menyenggol subuh dan hari esok akan dimulai. Mudah-mudahan Allah meridhoi aktivitas yang aku lakukan.
Selamat berputar, duhai roda-roda kehidupan :)

Jakarta, 9 Agustus 2016
Writing Again!!

Comments

Popular Posts