Syawal Romance (Saat Sahabat-Sahabatku Menikah)




Jakarta, 6 Juli 2018
Jum'at yang membahagiakan..

Hari ini, adalah hari yang sangat spesial bagiku dan super spesial bagi sahabatku. Hari ini, temanku melangsungkan akad nikah, ya...aku senang sekali. Dan perasaan senang dan bahagia ini sangat tercermin dar foto yang aku upload di postingan kali ini. Akhirnya, aku menyaksikan sahabatku menikah, Erly dan lelaki yang kini menjadi suaminya.

Memang, kita tidak pernah tahu, seperti apa takdir cinta seseorang. Kita juga tidak pernah tahu, lelaki seperti apa yang akan menjadi partner hidup ke depannya, yang ditakdirkan Allah di Lauhful Mahfuz...tapi aku percaya, tidak ada jodoh yang tertukar, dan jika sudah berjodoh, tidak akan lari kemana. Maka, hari ini, keyakinanku semakin bertambah. Aku melihat langsung salah satu bukti kekuasaan Allah yaitu dengan menyatunya sahabatku dengan suaminya.

Hari ini, banyak pelajaran yang aku petik. Mulai dari meyakini niat juga meyakini takdir baik. Oya, aku datang ke nikahan Erly dengan naik grab bike. Hem..aku belum pernah ke rumah erly, cum aku yakin, aku pasti sampai. Sepanjang perjalanan, aku bersholawat agar perjalanan lancar. Untunglah, abang grab bike berbaik hati dan mengantarku sampai ke tujuan, yaitu di daerah kosambi, Jakarta Barat. 

Aku datang sendiri, agak canggung tapi tak masalah. Yang penting aku datang dengan niat ikhlas ingin menghadiri acara akad nikah Erly. Aku datang saat ruangan penuh, jadi aku duduk di bangku luar. Begitu aku datang, sepasang ibu dan bapak yang baik hati, menawariku kursi duduk. Aku pun duduk di dekat ibu yang baik itu. Kami bertiga, bapak, ibuk, dan aku. Yang membuatku terkejut adalah, warna tema baju yang aku dan ibu itu kenakan adalah sama, hitam dan merah. Aku tersenyum menyadari hal itu.

Ibu itu sangat ramah, dia mengajakku ngobrol dan akhirnya dia bertanya, apakah aku sudah nikah? aku jawab dengan senyum,..belum bu...dan ibu itu sepertinya maklum soalnya aku datang sendiri. Well,,tibalah akad nikah.Aku mendengar langsung akad nikah..Seneng sekali menyadari bahwa nama Erly di sebut waktu itu. Semoga Erly menjadi pasangan yang terbaik untuk keluarga barunya. Amiin.


Akhirnya, setelah ijab qabul, Erly turun dan aku melambaikan tangan kepada penganti. Erly terlihat senang menyadari kehadiranku karena temen-teman yang lain belum bisa hadir. Aku memandang ke Erly, tak terasa, sudah hampir 1,5 tahun dari acara seminar pranikah yang aku, erly, dan aul ikuti. Ternyata takdir menuliskan Erly -lah yang menjemput takdir cintanya terlebih dahulu. Aku sangat senang, aku bahagia dan aku berharap, perasaan ini menjadi awal yang baik untuk takdir-takdir selanjutnya.


Ya Allah...terima kasih atas kesempatan hari ini. Atas pelajaran dan hikmah yang bisa aku petik. Akhirnya, setelah selesai aku pamit untuk ke kampus. Ada perasaan legah, saat sudah berpeluk dengan sahabat yang menjadi pengantin hari ini.


Ya Allah...semoga Engkau jaga terus hati ini sampai bertemu pada pemiliknya yang juga mencintaiMu...mencintai RasulMu...Aaamin ya robbal alamin.



Selamat berbahagia, Sahabat-sahabatku :)

Comments

Popular Posts