Aku ingin Anak-Anakku Kelak membawa Buku yang Aku Tulis dalam Tas Sekolah Mereka
Bismillahirohmanirrohim,
Ini adalah tulisanku yang kelima yang direkam
lalu ku-upload di akun instagramku. Rasanya sangat tertantang untuk meng-upload
video yang menunjukkan proses kreatif dari menulis.
Ada pertanyaan yang menggelitik saat aku ngobrol
dengan suamiku hari ini. Ya, malam hari, saat anak-anak sedang tidur, aku
berbincang dengan suami. Aku membahas agar suamiku rajin mampir ke blogku dengan
harapan adsense-ku bertambah. Ya, aku kini memperbaharui adsense agar aku bisa
mengoptimalkan penghasilan yang aku dapat dari blog. Em, sayangnya, aku belum
menghasilkan apa yang seharusnya aku harapkan. Pertanyaan suamiku itu adalah “apakah
penghasilan di blog sudah bisa membeli sekarung beras?”. Em, realistis sekali. Aku
tidak marah dengan ucapan suamiku. Aku bahkan menjawab “Belum bi, masih jauh”. Ya,
itulah faktanya. Aku tidak berani berekspektasi tinggi tentang penghasilanku
melalu kegiatan menulis. Saat ini, aku hanya bisa mengatakan I do my hobby,
entah hobby ini akan menghasilkan uang atau tidak, namun aku senang dengan
hadirnya hobby ini di keseharianku. Aku tidak bisa menampik betapa senangnya
kini aku sudah bisa menentukan personal branding yang aku inginkan, tulus dari
lubuk hatiku.
Ngomong-ngomong soal penghasilan, aku gagal
mendapatkan penghasilan dari penjualan foto online di aplikasi Suther*tock.
Aku mengirim 4 foto sekaligus dan keempatnya dinyatakan tidak diterima. Em,
gimana ya? Aku pikir akan berjalan mudah, namun ternyata tidak segampang itu. Aku
juga baru pertama kali mengikuti cara ini. Alhasil, aku kembali membaca buletin
yang dikirim ke emailku. Hasilnya, ternyata foto yang diterima kebanyakan foto
tentang kesehatan. Itu menjadi temanya September 2023. Lalu, bagaimana dengan bulan
Oktober? Apa dong temanya?
Oke, intinya aku tidak boleh cepat menyerah. Aku
juga sudah menghubungi temanku yang seorang penulis buku anak-anak. Aku ingin
tahu berapakah biaya jika menerbitkan buku di tempatnya. Aku ingin menulis buku
untuk kedua putriku, Fathia dan Fathira, sehingga ketika mereka sekolah, mereka
membawa buku yang ditulis ibu mereka. Seru bukan?
Sepertinya ini akan menjadi projekku
kedepannya. AKU INGIN ANAK-ANAKKU KELAK MEMBAWA BUKU YANG IBU MEREKA TULIS DI
DALAM TAS SEKOLAH MEREKA. Ah, membayangkannya saja aku sangat bahagia. Tunggu karya
Umimah ya, Fathia, Fathira!
Cukup sekian untuk hari ini, rencananya aku
ingin menulis 1 artikel untuk kompasiana (lagi), dan membuat draft naskah buku
anak yang ingin aku terbitkan. Kali ini, semoga aku beruntung dan membuahkan
hasil aaamin.
Terima kasih sudah berkunjung ke blogku.
Salam… >.<
Tangerang, 2 Oktober 2023
Happy Writing guys!

Comments
Post a Comment