PUISI UNTUK GAZA
Untuk Kita (Semua) Baca
Karya Dwi Permatasari
Gadis kecil dengan hijab putih bersih
Menggandeng tangan ibunya
Karya Dwi Permatasari
Gadis kecil dengan hijab putih bersih
Menggandeng tangan ibunya
Seorang ibu dengan cadar hitam pemberani
Menggendong anak bayinya
Seorang bayi, dengan tangis berani
Memecah suara granat, tanda
Keberaniannya belum mati
Walau derap serdadu kian kemari.
Dari kotak persegi dunia
Kudengar menara masjid
Kian hari kian berdendang
Gaung agung “Allahuakbar”!
Biar mereka tahu
Kita ini bersaudara satu darah.
Aku, bukan duduk di atas permadani terbang
Aku, bukan bagian yang ikut perang
Aku, yang hanya berkata aku
Menangis pada malam
Mengaduh pada Tuhan
Bertanya, kapan damai kan datang? Untuk mereka
Palestina yang malang
Palestina tanah juang!
Ya Ilahi Robbi..
Pada-Mu kami berserah diri.
Pada-Mu jadikan kami pemberani!
Jakarta, 13/12/2012
Puisi ini ditulis dalam rangka mengikuti kuis Annida-Online tentang Palestina:
http://bit.ly/UOZkLW
Menggendong anak bayinya
Seorang bayi, dengan tangis berani
Memecah suara granat, tanda
Keberaniannya belum mati
Walau derap serdadu kian kemari.
Dari kotak persegi dunia
Kudengar menara masjid
Kian hari kian berdendang
Gaung agung “Allahuakbar”!
Biar mereka tahu
Kita ini bersaudara satu darah.
Aku, bukan duduk di atas permadani terbang
Aku, bukan bagian yang ikut perang
Aku, yang hanya berkata aku
Menangis pada malam
Mengaduh pada Tuhan
Bertanya, kapan damai kan datang? Untuk mereka
Palestina yang malang
Palestina tanah juang!
Ya Ilahi Robbi..
Pada-Mu kami berserah diri.
Pada-Mu jadikan kami pemberani!
Puisi ini ditulis dalam rangka mengikuti kuis Annida-Online tentang Palestina:
http://bit.ly/UOZkLW

Comments
Post a Comment