Pelajaran dari si Mungil Iphone
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Selamat Morning,Para Blogger..
Alhamdulillah...wasyukurilah...pagi ini Allah masih mengamanahi nikmat sehat pada diri kita ini. Padahal,bisa jadi kemarin kita telah melakukan kelalaian demi kelalaian. Tapi...Allah tetap saja memberi kita nikmat sehat. See, betapa baiknya Robbii..yang tak pernah pilih kasih.
Oya, sekarang aku mengetik tulisan blok dari hp mungilku (iphone 4) yang bisa dibilang generasi terjadul dari sodara-sodaranya. Yang mungkin kudu dicas berkali-kali dalam sehari biar bisa bertahan hidup..hehe (apalah:/) Tapi...meski begitu, aku tetap jatuh cinta sama Iphone ini. Perasaan yg sama saat pertama kali ingin memilikinya. So, apapun kekurangan si iphone..aku tetep suka,karena di balik mungilnya hape ini..terdapat space memory yang besar, bahkan hp samsungku tidak mampu menandinginyaa (hehe..aku berasa lagi di ITC Roxy Mas,wkwkw).
Ya,begitulah aku. Kalau sudah yakin pada sesuatu,aku akan menjadikannya pritoritas, menerima kekurangannya,berkorban untuknya (beli kabel usb berkali-kali buat nih iphone), dan yang paling penting..aku selalu mengingat jasa-jasa iphone ini. So, aku punya hostory tersendiri dengan iphone mungil ini. Dan sekarang..saat ada keinginan untuk menjual nih iphone..aku baru sadar, aku tidak ingin melepaskan iphone ini. Aku baru sadar,betapa bahagianya aku saat pertama kali punya iphone yang kubeli dari uangku sendiri (maksudnya rejeki dari Allah yang dititpkan untukku),dulu aku selalu bingung,apa sih applestore..hehe,sesederhana itu)..dan sekarang,setelah aku tau itu semua..dan iphone ini sudah lemah secara batere? aku mau pindah ke iphone lain?? come on,Dwiii..semudah itukah?? Ya,jelas tidak. Iphone ini masih ada..menemaniku menulis postingan di blog ini. Aku sudah menerima kekurangan iphone ini. Iphone yang aku bela-belain jemput saat aku ketinggalan iphone ini. Iphone yang dulu sangat sangat aku lirik setiap kali liat toko online. Iphone yang bagi orang sederhana dan jadul, bagiku iphone ini adalah rekor di hp yg pernah aku miliki. Aku punya 'samsung' dengan penampilan maksimal dan kekinian,tapi...aku mendapatkan samsung tidak dengan seberapa ingin aku seperti pada iphone. Aku punya samsung,keren,kece, tapi...aku tetap tidak merasakan memori yg banyak pada samsung. So, intinya aku baru sadar,bahwa iphone mungil yang ada di tanganku ini adalah sesuatu yang menyimpan banyak histori. Banyak petualangan yang sudah aku lupakan,tapi begitu buka iphone..aku jadi ingat sisa sisa petualangan, dan wajah-wajah yang aku rindukan. Iphone ini juga yang menemani moment-moment penting dalam hidupku,misalnya Saat Aki dan sahabatku menghadiri wisuda adikku,M.Danil Timijaya,di ISSC sentul, saat aku untuk pertama kalinya ke kebun raya bogor,juga saat aku merasa aku perlu menuliskan sesuatu, aku membuka aplilasi di iphone ini daan, aku pun menulis. Aku juga sangat ingat saat aku untuk pertama kalinya menerbitkan novel dan melalui iphone ini,aku chat dgn penerbit?? Gimana bisa aku melupakan iphone ini dan mau menjualnya?? hikss...ini baru iphone yg membuatku sadar. Sadar akan history yg sudah kami lewati bersama antara aku dan iphone.
-----------------------------------------------
Iphone mungil ini telah memberiku pelajaan untuk jangan pernah menghilangkan segala sesuatu yg bersejarah buat kita, juga tentang siapa yang akan kita temui. Mungkin, akan ada konflik..tapi yakinlah..sejarah perjalanan,pertemuan,tidak akan pernah hilang,tak kan pernah terhapus kecuali jika kamu ingin menghapusnya.
untuk temen-temen yang mungkin aku belum sempet silaturahmiii...maafin aku yah. Nita (my best friend ever!!) aku kangeen banget dan ternyata di luar kost an, nggak ada yg bisa ngegantiin dirimu niit. Nita yang baik dan selalu mandiri (yang mendukungku dalam menerbitkan novel) , aku janji aku akan tetap menulis namamu meski kita ga satu kost lagi. Nggak ada temen sebaik,sepengertian,dan setulus dirimu Nitoooong,hiks. Juga buat my best Sefran. Yap, you are my best. Semoga kita bisa ketemu lagi, dan bisa jalan-jalan di tamah euno Jepang. Pada akhirnya aku tahu, arti dari kehadiran seoran Sefran yang tulus itu seperti apa. Akulah yang terlalu bodoh dan tidak mwnyadarinya. Terima kasih untuk perjalanan yang indah penuh makna. You are my best partner in traveling! You know me so well lah. Sampai ketemu dan semoga bahagia. dan aku juga merindukan Mbk Mila (wanita lombok) yang selalu menjadi 'pengawalku' saat aku keluar rumah. Dia yang selalu menceritakan keindahan gunung rinjani padaku. yang memberiku tasbih warna pink dan gelang yg sampai sekarang aku simpan. Mbk Mila yg memanggilku ewik dgn logat lomboknya. Duh..tiba-tiba aku kangen dengan kegigihannya. Aku kangen mbok yan dan pak tut. Mbok yan yang selalu berkata 'ya' saat aku minta pertolongan. Kangen Mbok Mang yang selalu perhatian.
Hem...tidak ada yang salah dengan keberadaan hari ini. Faktanya,aku di Jakarta sekarang. Mensyukuri nikmat yang Allah berikan padaku. Nikmat hijrah. Nikmat yang membuatku memilih cinta yang luar biasa kepada alquran. Nikmat yang membuatku tidak takut pada sepinya hidup, karena Allah mempertemukanku dgn orang-orang baik..lagi dan lagi.
Jadi, syukurin yang Allah titipkan sekarang..karena bisa jadi dan pastinya apa yang terjadi hari ini, akan menjadi kenangan. Sekarang aku kost, nanti juga akan menjadi tidak ngekost lagi. sekarang aku hanya punya satu novel,mungkin besok bisa lebih,sekarang orng tidak mengenal dwi,mungkin besok orang bisa kenal lewat karyaku kedepannya. Tapi..yang paling penting,Allah mengenal. Allah tahu dan menyaksikan apa yg aku lakukan. Allah tahu aku bersyukur atau futur. Allah maha tau isi hatiku, jadi saat terjadi apa apa,sedih,senang,aku selalu yakin dan langsung bilang ini dari Allah. Bahkan hal kecil yang aku lakukan,misalnya saat aku ingin nyebrang saat pulang kantor (Ya Allah,hamba mau nyebrang ya Allah,bantu hamba ya Allah)...dan pemirsa...seolah-olah jalan dan mobil iti ngasih aku kesempatan tuk nyebrang. Saat aku takut petir dan kilat, aku doa...ya Allah ada kilat ya Allah,Dwi takut...hem...pokoknya aku ngaduuuu aja ke Allah..kayak ga ada batas. kayak anak kecil aja dah..tapi sekarang, aku minta Allah memberiku sifat yang lebih dewasa dan arif..karena hanya orang dewasa yang bisa mengemban amanah...
wah...jadi nyelantur panjang gini nih tulisan. yowes..udah dulu. thanks iphone..saatnya kamu di charge kembali..
Salam,
Dwi Permatasari
aka
Lajma Khanie

Comments
Post a Comment